Pelatihan Manajemen dan Keuangan Koperasi Kampung Santan


Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan Alhamdulillah kami telah mennyelesaikan salah satu program ASEYA yang berkerja sama dengan teman-teman PHBD UMY 2014 yaitu kegiatan pelatihan manajemen dan keuangan koperasi Kampung Santan.

Kegiatan pelatihan manajemen dan keuangan koperasi Kampung Santan diisi narasumber yang memang sudah ahli di bidang koperasi yaitu Bapak Drs. Suranto Yudobusono, Akt.
Beliau merupakan pengurus koperasi di salah satu PKP di Kota Yogyakarta dan menjabat sebagai bendahara.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan sebanyak 7 (tujuh) kali ini membuka wawasan para pengurus koperasi Kampung Santan mengenai prinsip-prinsip berkoperasi.

Tidak hanya itu, antusias pengurus koperasi dan warga Kampung Santan dalam mengikuti kegiatan pelatihan sangat tinggi sehingga membuat jalannya kegiatan pelatihan koperasi terlaksana dengan baik.



"Dalam hal berkoperasi, kita harus memahami kebutuhan dan keperluan anggota koperasi. Selain simpan-pinjam, koperasi juga dapat membeli bahan baku utama untuk para pengrajin atau usaha lain, jadi tidak perlu lagi harus membeli bahan baku kepada supplier dengan harga mahal dan kuantitas yang kecil", tutur narasumber yang merupakan alumnus UGM ini.

Hal ini senada dengan pendapat Pak Nur Taufiq selaku ketua POKDARWIS bahwa dengan adanya Koperasi Kampung Santan, kelak impian teman-teman pengrajin batok kelapa mendirikan Bank Batok dapat terwujud karena permasalahan pengrajin biasanya tidak mempunyai stok batok kelapa yang cukup ketika banyak pesanan atau orderan dari konsumen.

Harapannya dengan adanya Koperasi di Kampung Santan dapat mendukung proses berwirausaha di Kampung tersebut dan dapat menjadi salah satu Desa Wisata percontohan dengan "One Village One Product" dan "One Village One Corporation".
Minggu, 07 Desember 2014
Posted by ADMIN

Formulir Data & Informasi UMKM

Bagi teman-teman ASEYA yang sudah atau belum mendapatkan data dan informasi UMKM jangan down atau putus asa. Sebenarnya banyak sekali berbagai macam UMKM di sekitar lingkungan kita.

Sebagai contoh jenis UMKM yang ada di sekitar kita, yaitu: (1) Usaha Kerajinan, (2) Usaha Industri Kreatif, dan (3) Usaha Ekonomi Produktif

Kalau contoh usahanya, di Desa Wisata Santan terdapat Usaha Kerajinan Batok Kelapa dan di Desa Wisata Kasongan terdapat Usaha Kerajinan dari Gerabah.

Nah bagaimana guys, sudah mendapatkan gambaran mengenai UMKM  yang dituju?

Tak lupa juga kami menyertakan Formulir Data & Informasi UMKM, sehingga lebih mempermudah teman-teman dalam melakukan survei ke-UMKM tersebut.

Untuk file Formulirnya dapat download disini

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi CP: Admin ASEYA 089505437167  (sms only)
Posted by ADMIN
Tag :

Sosialisasi Koperasi Kampung Santan


Tindak lanjut dari penguatan lembaga yang berupa pembentukan koperasi adalah Sosialisasi Pembentukan Koperasi Kampung Santan.

Acara tersebut terlaksana pada tanggal 24 Oktober 2014 atau tepatnya Jumat malam dan bertujuan untuk mengenalkan kegiatan mengenai pembentukan koperasi kepada masyarakat Kampung Santan.

Sosialisasi dibuka oleh sambutan dari Pak Mudakir (Kepala Dukuh Santan), Pak Nur (Ketua POKDARWIS), Pak Toha (Ketua LPMD Santan) dan diisi materi oleh Pak Suranto selaku Narasumber pada malam itu.

Materi yang disampaikan oleh Pak Suranto berupa pengenalan prinsip yang meliputi hak dan kewajiban anggota serta pengurus koperasi. 

Beliau juga menjelaskan mengenai pengalaman beliau dalam berkarir di bidang koperasi selama tahun 1983 hingga sekarang dan kisah beliau berperan aktif dalam pembentukan koperasi.

Alhamdulillah, dengan gaya presentasi yang "merakyat" membuat antusias warga Kampung Santan mengikuti jalannya acara sosialisasi dan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber menambah acara semakin menarik untuk diikuti.

Sehingga harapannya acara tersebut dapat menambah pengetahuan dan wawasan warga Kampung Santan mengenai koordinasi yang baik dari semua pihak baik pengurus dan anggota dalam pembentukan dan menjalankan sebuah koperasi demi kepentingan bersama.



Senin, 27 Oktober 2014
Posted by ADMIN

Acara Seminar Sarasehan "Ekonomi Kerakyatan"


Seiring berjalannya waktu, sudah banyak kegiatan mengenai Social Enterprise yang banyak telah dilakukan baik dari pihak ASEYA serta pihak-pihak yang selalu membantu dan peduli terhadap masyarakat di Desa yang Insha Allah nantinya satu persatu dapat kita damping dan kembangkan.

Ide mengenai Social Enterprise memang sekarang sedang gencar digalakkan oleh pihak akademis dan perbankan untuk menjadikan setiap desa yang ada menjadi desa mandiri, hal ini terlihat dengan adanya acara Seminar Sarasehan  bertema "Ekonomi Kerakyatan" yang diadakan oleh UGM dan DEK (Dashboard Ekonomi Kerakyatan) serta mengundang 78 Camat dari seluruh wilayah DIY. 

Dalam acara tersebut membahas mengenai pengetahuan dan kebangkitan desa mandiri yang menerapkan konsep "One Village One Product" dan "One Village One Corporation", sehingga ke depannya konsep tersebut dapat diterapkan untuk menjadikan desa yang ada menjadikan desa mandiri dan desa wirausaha.



Posted by ADMIN
Tag :

Seminar Social Enterprise - Aliansi Perbankan, Perguruan Tinggi, dan Pemerintah Daerah Menuju Desa Wirausaha


Undang-undang Desa No. 6 Tahun 2014 telah disahkan, salah satu amanat dari Undang-undang tersebut adalah adanya dana alokasi APBN yang diturunkan langsung ke desa sebesar Rp.1,2 - 1,4 Milyar.
Pada satu sisi perubahan kebijakan ini tentu akan sangat menguntungkan bagi desa, tetapi di sisi lain akan memberikan tantangan berupa kesiapan perangkat desa dalam menyiapkan tata aturan dan SDM agar penggunaan dana tersebut sesuai dengan ketentuan yang ada.
Perubahan mendasar lainnya adalah perubahan paradigma desa membangun Indonesia.
Selama ini pembangunan cenderung bersifat TOP DOWN. adanya kewenangan yang lebih di desa dan sekaligus ada anggaran maka desa menjadi berdaya. Harapannya adalah terwujud desa mandiri yang mampu mencukupi kebutuhannya dan mampu menjalankan peran-peran pembangunan lain dengan baik.
Untuk menopang kemandirian desa maka perlu dibentuk Badan Usaha Milik Desa (BumDES). Badan Usaha Milik Desa ini berperan dalam menggali potensi-potensi yang ada di desa tersebut dan melakukan kegiatan usaha profit untuk kepentingan desa.

Salah satu konsep yang paling tepat untuk hal tersebut adalah SOCIAL ENTERPRISE.

Social Enterprise adalah upaya penyelesaian masalah-masalah sosial dengan membentuk lembaga bisnis. Social Enterprise mendapatkan profit, tetapi sebagian dari profit yang digunakan adalah untuk upaya penyelesaian masalah sosial.
Oleh karena itu, perlu adanya aliansi dari Kampus, Perbankan, dan Pemerintah Daerah untuk dapat menggarap tema besar ini. Langkah sejauh 1000 km, tetap dimulai dengan satu langkah pertama.

Untuk itu, kami dari Business & Accounting Inovation Center (BAIC) UMY, Bank Syariah Mandiri, dan didukung oleh Association of Social Enterprise (ASEYA) akan mengadakan Seminar pada tanggal 4 November 2014 pukul 15.00-17.00 Pendaftaran dapat dilakukan ke Rizar (0857-7257-9333) atau mengunjungi Kantor BAIC PPA UMY di ged. E2 lantai 2.
Tindak lanjut pasca acara ini adalah inisiasi pembentukan Jejaring Desa Wirausaha dan Mahasiswa Duta Desa/Social Enterprise.




Selasa, 14 Oktober 2014
Posted by ADMIN
Tag :

Formulir Pendaftaran Anggota ASEYA


Oh ya guys, bagi teman-teman yang ingin mendaftar dan menjadi salah satu anggota ASEYA, bisa mengisi mengunduh formulir pendaftaran dibawah ini:

Formulir Pendaftaran Anggota ASEYA

Lalu, apabila teman-teman sudah mengunduh data formulir pendaftaran anggota ASEYA, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan, yaitu:


1. Mendownload formulir yang tertera di atas.

2. Mengisi data formulir anggota ASEYA, diisi sesuai dengan keterangan data pribadi yang benar

3. Membawa formulir hasil isian ke acara-acara tertentu yang diselenggarakan oleh tim ASEYA.  
    (untuk lihat scedule ASEYA bisa dilihat disini) atau membawa formulir ke PPA UMY.

4. Mengumpulkan formulir yang telah dibawa ke salah satu crew anggota ASEYA setelah kegiatan,        atau ke Rizar (asisten PPA UMY) .

5. Menunggu konfirmasi lanjutan melalui via sms/email dari tim ASEYA.



Informasi lebih lanjut bisa menghubungi CP: Ressa 081296810736  (sms only)
Jumat, 03 Oktober 2014
Posted by ADMIN
Tag :

Acara Peliputan Potensi dan Profil Kampung Wisata Santan


Oke, bagaimana mengenai postingan sebelumnya mengenai kegiatan Social Enterprise kita selama di Kampung Santan?

Memang tidaklah mudah dalam menjalankan setiap kegiatan program Social Enterprise, tetapi dengan loyalitas yang tinggi dan motto kami "Semangat Muda Dalam Berkarya Untuk Bangsa" lah yang menjadikan kami tetap semangat untuk mengabdi dan memajukan masyarakat Indonesia :D

Melihat adanya potensi yang begitu banyak di Kampung Santan, ternyata membuat menarik banyak pihak.

Dan Alhamdulillah, tepatnya pada hari Jumat, 19 September 2014, Kampung yang menjadi dampingan kami dikunjungi oleh pihak UGM dan TVRI untuk peliputan mengenai potensi dan profil Kampung Wisata Santan karena Kampung Wisata Santan memiliki keunikan dan ciri khas suatu desa yaitu adanya kerajinan batok kelapa sebagai mendukung gerakan "One Village One Product" dan wisata budaya di Kampung tersebut.

Kunjungan peliputan dilakukan dengan mewawancarai Wakil dari Kecamatan Pajangan, Kepala Dusun Santan, Ketua POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata), dan Wakil dari KKMB (Konsultan Keuangan Mitra Bank).


1.1 Wawancara dengan Wakil dari Kecamatan

 1.2 Wawancara dengan Kepala Dukuh Santan

1.3 Wawancara dengan Ketua POKDARWIS Santan

1.4 Wawancara dengan Wakil dari KKMB

Selain mewawancarai pihak-pihak yang bersangkutan, tim dari UGM dan TVRI melihat dan merekam potensi yang ada di desa seperti hasil kerajinan batok kelapa, homestay, kuliner ayam ingkung dan wader goreng yang merupakan kuliner khas Kampung Santan.

Hasil dari peliputan mengenai potensi dan profil Kampung Santan akan dibawa dan ditampilkan didalam acara "Sarasehan Memajukan Ekonomi Rakyat" pada tanggal 27 September 2014 yang bertempat di ruang audio-visual FEB UGM, dengan kata lain Kampung Santan dijadikan sebagai salah satu contoh kampung yang memiliki potensi khusus kriteria "One Village One Product".

Melihat adanya kunjungan peliputan ini merupakan sebuah kebanggaan besar bagi warga Kampung Santan terutama kami sebagai pendamping desa karena Kampung Santan dijadikan sebagai salah satu kampung percontohan untuk kampung-kampung lainnya terutama dalam acara Sarasehan.

Selasa, 30 September 2014
Posted by ADMIN

Popular Post

Labels

- Copyright © ASEYA INDONESIA -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -